Jumat, 06 September 2013

Hidup Beragama itu Sederhana

Bismillah...
Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Pembaca yang budiman, pada kesempatan ini saya ingin menulis tentang sikap yang sebenarnya sangat sederhana atau sangat simpel sekali untuk kita lakukan dalam kehidupan ini terutama dalam hal beragama.

Sebagai manusia kita tidak dapat memungkiri pentingnya kehadiran agama ditengah-tengah kehidupan kita. Maka merugilah mereka yang tidak mempercayainya atau biasa disebut sebagai golongan atheis. Mengapa agama itu penting, sesuai dengan arti dari kata agama itu sendiri, a berarti tidak dan gama berarti kacau jadi secara harfiah agama berarti tidak kacau. Sehingga dengan adanya agama maka kehidupan keseharian kita menjadi teratur, tertata rapi, jauh dari gangguan-ganguan, tenang, aman, nyaman, dan lain-lain. Berbeda dengan mereka yang tidak beragama, didalam hatinya ada perasaan ragu, was-was, ada tekanan batin, ada keangkuahan, kesombongan, dan lain-lain, hal itu terjadi karena ketika mereka menghadapi kejamnya dunia maka tidak ada tempat bagi mereka untuk bersandar, memohon pertolongan dan lain-lain.


Di era penuh fitnah seperti sekarang ini banyak sekali masyarakat yang buta dengan pemahaman agama, entah itu karena kesombongan (kengganan untuk belajar atau mencari tahu perihal ajaran agama), keangkuhan karena merasa diri paling benar, paling pintar, pengaruh lingkungan sekitar, rasa malu yang tidak pada tempatnya (malu menampakkan identitas agama dalam hidup dan kehidupannya), dibutakan oleh syetan dengan kegelimpahan harta dan kesenangan dunia. Padahal kita lupa bahwa semua itu hanya sesaat yang mana suatu saat nanti akan kita tinggalkan. Barulah disaat itu tiba (kematian) kemudian kita menyesal. Tetapi semua itu sudah terlambat. Waspadalah dengan bujukan syetan yang terkutuk.

Sebenarnya jika kita mau menyempatkan diri beberapa detik saja untuk merenung, kita akan menyadari bahwa sesungguhnya hidup beragama itu sangatlah sederhana. Kita cukup menghamba kepada Allah swt disegala penjuru kehidupan kita. Menghamba disini berarti menjalankan segala perintah Allah swt dan menjauhi segala laranganNya. Hal tersebut cukup kita aplikasikan di dalam hidup dan kehidupan kita. Baik dari segi berpakaian, bermasyarakat, bertutur kata, dalam melakukan kegiatan keseharian, dan lain-lain.

Hal yang paling utama meurut saya adalah perkara Shalat. Karena Shalat inilah yang akan membedakan kita dengan orang-orang kafir diluar Islam. Banyak kaum muslimin yang menganggap sepele perkara shalat ini, padahal Shalat itu adalah tiang agama. Ibarat rumah, jika tiang-tiangnya rusak maka runtuhlah rumah tersebut. Kita pasti tidak mengharapkan hal tersebut terjadi kepada diri kita. Oleh karena itu marilah kita menegakkan Shalat.

Apa sih susahnya melaksanakan Shalat. gerakannya simpel, bacaan-bacaanya mudah dihafal dan tidak terlalu panjang. Kita hanya butuh tekad dan kemauan untuk melangkahkan kaki ke Masjid ketika azan berkumandang. Tekad dan kemauan tersebut bukannlah pesawat apollo yang harganya super duper mahal, dia ada di dalam diri kita, didalam pikiran kita, didalam hati kita, dia adalah bagian dari kita. Terus apa lagi yang menjadi alasan keengganan kita untuk Shalat.

Saudaraku pembaca yang budiman, kita semua pasti ingin merasakan surga. Oleh karena itu marilah kita melaksanakan shalat.

Yuk, Ayo Shalat Yuk !!!!

Sekian tulisan dari saya, semoga bermanfaat. terutama bagi diri pribadi...!!!
Yang benar datangnya dari Allah swt dan yang salah datang dari kehilafan saya pribadi.


Sekian dan terimaksih

Wassalam......................!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar