Rabu, 11 Februari 2015

Nasehat Kesehatan dari Pakar Pengobatan Islam

Nasehat dari Al Harits bin Kaladah

Alharits bin kaladah adalah seorang tabib Arab yang hidup di masa Nabi Muhammad Shallallahi 'alaihi wasallam. Dia adalah seorang sahabat yang memiliki keahlian dalam hal pengobatan.

Ketika beliau, Al Harits bin Kaladah mengalami sakrataul, manusia berkumpul di sekelilingnya. Mereka berkata, "Perintahkanlah sesuatu kepada kami agar kami bisa melakukannya sepeninggalmu."

Dia menjawab, "Nikahilah wanita hanya yang muda saja, makanlah buah-buahan hanya yang telah matang, jangan berobat jika tubuh masih mampu menahan penyakit. Kalian harus membersihkan pencernaan setiap bulan (muntah dengan sengaja), karena hal itu bisa memperbaiki enzim, cepat menguraikan makanan, dan menumbuhkan daging. Jika salah seorang diantara kalian makan lalau ingin tidur, hendaknya menunggu satu jam setelah makan. Jika dia makan malam, hendaknya berjalan terlebih dahulu empat puluh langkah setelahnya."

*******


Nasehat Imam Asy Syafi'i     

Imam Asy syafi'i adalah seorang ulama yang keilmuannya sangat tinggi. Beliau adalah Muhammad bin Idris bin al-Abbas bin Utsman bin Syafi’ bin Saib bin Abdu Yazid bin Hasyim bin Abdul Muthalib bin Abdu Manaf. Nasab Imam Syafii dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bertemu pada kakek mereka Abdu Manaf.

Imam Syafii dilahirkan pada tahun 150 H/767 M di Kota Gaza, Palestina. Tahun kelahiran beliau bertepatan dengan wafatnya salah seorang ulama besar Islam, yakni Imam Abu Hanifah rahimahullah.

Ia terkenal sebagai seorang anak yang cerdas, di usia enam atau tujuh tahun, 30 juz Alquran sudah sempurna bersemayam di dalam dadanya. Beliau adalah ulama besar yang keilmuannya sangat luas. Beliau tidak hanya menguasai ilmu agama tetapi beliau juga pandai dalam masalah pengobatan.

Beliau pernah berkata bahwa umat islam saat ini telah meninggalkan dua ilmunya yang berharga, yaitu: “Ilmu bahasa arab dan ilmu pengobatan”. Dan hal tersebut benar adanya, saat ini kita umat islam banyak yang tidak tahu bahwa di dalam agama kita, di dalam Al Qur’an dan Hadits-hadits nabi, telah termuat tentang kisi-kisi atau petunjuk-petunjuk pengobatan. Sungguh agama kita ini adalah agama yang sempurna.

Diantara nasehat-nasehat beliau dalam hal kesehatan yang sangat berharga adalah sebagai berikut:

#Empat hal yang memperkuat tubuh: makan daging, mencium wewangian, memperbanyak mandi meskipun tidak bersetubuh, dan mengenakan pakaian katun.

#Empat hal yang melemahkan tubuh: terlalu sering bersetubuh, sering murung, terlalu banyak minum air, dan terlalu banyak makan asam.

#Empat hal yang menguatkan penglihatan: duduk menghadap Ka'bah, bercelak sebelum tidur, melihat warna hijau, dan membersihkan majlis (ruangan).

#Empat hal yang bisa melemahkan penglihatan: melihat yang kotor-kotor, melihat salib, melihat kemaluan wanita,* dan duduk membelakangi Ka'bah.

#Empat hal yang bisa memperkuat hubungan seks: memakan anak burung, jamur truffle (besar), kacang tanah dan uir-uir belalang (nama sejenis kacang).

#Empat hal yang bisa menguatkan akal: meninggalkan ucapan yang tidak berguna, bersiwak, duduk bersama orang shalih, dan berkumpul dengan para ulama.

catt:
*(tidak mengapa melihat kemaluan istrinya. Adapun madzhab Syafi'i mengharamkan di dasarkan atas sebuah hadits maudhu') wallaahu a'lam.

*******
Nasehat Umum Ibnul Qoyyim

Beliau adalah Abu Abdillah Syamsuddin Muhammad bin Abu Bakar bin Ayyub bin Sa’ad bin Hariiz bin Maki Zainuddin az-Zura’I ad-Dimasyqi al-Hanbali. Yang lebih terkenal dengan panggilan Ibnul Qayyim al-Jauziyah.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah sangat menonjol dalam ragam ilmu-ilmu islam. Dalam setiap disiplin ilmu beliau telah memberikan sumbangsih yang sangat besar.

Karya ilmiyah syaikhul islam Ibnul Qayyim sangatlah banyak dan dalam berbagai jenis disiplin keilmuan.

Beliau wafat pada malam kamis pada tanggal tiga belas Rajab pada sat adzan isya tahun 751 H. Dimana beliau telah memasuki usia enam puluh tahun.

Dari sejumlah kitab yang ditulis oleh beliau, diantaranya adalah kitab yang membahas tentang pengobatan yaitu kitab At thibbun nabawi, kitab Zadul Maad yang terdiri dari beberapa jilid dimana salah satu jilidnya membahas tentang At thibb (pengobatan), dan kitab-kitab lainnya.

Diantara nasihat-nasihat beliau dalam hal kesehatan adalah sebagai berikut:

#Empat hal yang merusak badan: kecemasan, kesedihan, kelaparan, dan begadang pada malam hari.

#Empat perkara yang menyenangkan hati: melihat warna hijau, air yang mengalir, orang yang dicintai, dan buah-buahan.

#Empat hal yang menggelapkan pandangan: berjalan tanpa alas kaki, setiap saat menghadapi musuh dan orang yang menyusahkan, banyak menangis, dan sering melihat tulisan yang sangat kecil.

#Empat hal yang menguatkan badan: memakai pakaian yang halus, masuk ke kamar mandi seperlunya, makan makanan manis dan berlemak, serta mencium aroma yang harum.

#Empat hal yang memucatkan wajah, menghilangkat air muka, serta menghilangkan keceriaannya: dusta, tak tahu malu, banyak bertanya tentang sesuatu yang tidak bernilai ilmu, dan sering berbuat maksiat.

#Empat hal yang menmbah air muka dan keceriaan: kewibawaan, menepati janji, murah hati, dan ketakwaan.

#Empat hal yang mendatangkan kebencian dan kemarahan: sombong, dengki, bohong, dan mengadu domba.

#Empat hal yang mendatangkan rizki: shalat malam, banyak meminta ampun di waktu-waktu sahur (As-sahr adalah seperenam malam yang terakhir, dua jam atau kurang dari dua jam sebelum waktu subuh), selalu bersedekah, dan dzikir pagi dan sore.

#Empat hal yang menghalangi rizki: tidur pada waktu pagi, jarang shalat, malas, dan khianat.

#Empat hal yang merusak pemahaman dan pikiran: terlalu banyak makan yang masam-masam dan buah-buahan, tidur terlentang, khawatir, dan sedih.

#Empat hal yang menguatkan pemahaman dan pikiran: ketenangan hati, mengatur asupan makan dengan baik dengan makan makanan manis dan berlemak, serta mengeluarkan sisa kotoran yang memberatkan tubuh.

#Hal-hal yang membahayan akal: terlalu banyak makan bawang merah, kacang, zaitun, terong, banyak berhubungan seks, minum minuman keras (mabuk), banyak tertawa, dan sering murung.

*******

Demikianlah beberapa nasehat berharga seputar kesehatan dari para ulama-ulama besar islam. Semoga Allah Ta’ala merahmati mereka dan semoga Allah Ta’ala mengumpulkan kita bersama mereka di surga kelak. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat buat pembaca sekalian dimanapun berada. Jangan bosan-bosan untuk mampir diblogku yang sederhana ini.

Nantikan tulisan-tulisan saya berikutnya, Insya Allah masih seputar pengobatan dalam Islam.

Sekian,

2 komentar: