Jumat, 07 Februari 2014

Antara Bisikan hati atau bisikan setan




Sumber gambar: http://ustadchandra.wordpress.com

Disuatu pagi sekitar pukul lima waktu Indonesia tengah, saya terbangun secara tiba-tiba. Saya terbangun bukan karena kaget tetapi karena mendengar suara seorang laki-laki yang memanggil namaku dari balik pintu, ‘Madan’ begitu dia memanggilku, dalam keadaan antara sadar dan tidak saya kemudian bangun dan menjawab panggilannya dengan jawaban ‘kenapa? ’, beberapa detik saya menunggu jawaban dari sosok tersebut tetapi tidak ada tanggapan sama sekali. Kemudian saya melihat ke arah jam dinding dan pada saat itu menunjukkan pukul lima subuh berarti sudah memasuki waktu shalat subuh. Konsentrasiku kemudian tidak lagi mengarah ke arah datangnya suara tersebut, konsentrasi menuju ke kamar mandi tempat saya biasa mengambil air wudhu. Saya kemudian bersiap-siap untuk melakukan shalat subuh.

Hari itu adalah hari Jum’at. Sebagai seorang laki-laki muslim kita diwajibkan untuk melaksanakan shalat jum’at di masjid terdekat dari rumah kita. Setelah selesai shalat Jum’at, setibanya saya di kamar kos, rasa penasaran akan asal suara itu kemudian muncul lagi. Saya kemudian bertanya-tanya kepada diri sendiri, ‘dari mana gerangan asal suara tersebut?’, apakah suara tersebut merupakan bisikan yang berasal dari dalam diri atau kah suara tersebut merupakn bisikan dari setan yang ingin menggangguku?’.

Untuk mengobati rasa penasaranku tersebut, kemudian saya membuka beberapa video ceramah singkat yang ada di lapatopku. Betapa senangnya diriku ketika menemukan salah satu video yang pas dengan suasanaku saat itu. Judul video ceramah itu adalah “Antara suara hati dan bisikan setan” yang dibawakan oleh Ustad Kholid Syamhudi Lc. Setelah mendengarkan ceramah singkat dari beliau, rasa penasaran saya kemudian hilang berganti dengan rasa optimis bahwa Allah akan selalu menunjukkan jalan yang terbaik kepada hambanya yang senantiasa menjadikan hatinya untuk selalu mencintaiNya.

Berikut beberapa petikan isi dari ceramah singkat “Antara suara hati dan bisikan setan
Ada sebuah pertanyaan yang muncul, “Bagaimana kita membedakan antara suara hati dan bisikan setan dalam hati ?”

Jawaban beliau sangat sederhana, bahwa bisikan hati manusia dengan bisikan setan yang paling mudah adalah semua bisikan yang mengajak kepada maksiat adalah bisikan setan, kemudian bisikan hati tergantung kepada kondisi hati, kalau hatinya itu ternyata tidak terbina oleh ajaran islam sehingga dia mengajak kepada keburukan maka bisa jadi di sana ada dua bisikan sekaligus  yaitu bisikan dari setan plus bisikan dari hati dia sendiri. 

Oleh karena itu, para ulama membagi kalbu dari sisi ini dalam tiga bagian, yang pertama kalbu atau hati yang tidak ada yang memeliharanya, yang kedua adalah yang mencampur hatinya antara iman dengan kemaksiatan, dan yang ketiga adalah jiwa yang mutmainnah yang dia dipenuhi dengan iman dan ketakwaan kepada Allah swt. 

Oleh karena itu kita perlu melihat kembali hati kita tersebut, insya Allah dengan kita belajar Al Qur’an dan sunnah akan bisa mewarnai hati kita dengan cahaya Ilahi.

Semoga bermanfaat, 
Abu Laosar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar